Penyebab Diabetes Insipidus, Gelaja & Pengobatannya

  • Whatsapp
Penyebab Diabetes Insipidus

Perlu diketahui bahwa tidak semua penyakit diabetes itu berhubungan dengan gula darah. Ada juga yang jenis diabetes yang terbilang langka dengan nama diabetes insipidus. Lalu apa pengertian dan penyebab diabetes insipidus?

Pengertian Diabetes Insipidus

Diabetes insipidus adalah terbilang sebagai penyakit langka yang mana ginjal terlalu banyak mengeluarkan urine. Orang dengan kondisi demikian akan mengeluarkan urine hingga 18 liter dalam satu hari.

Read More

Padahal dalam kadar normal, ginjal hanya mengeluarkan urine sekitar 1,8 liter dalam satu hari. Oleh keadaan ini pula mereka akan terus merasa haus dan kekurangan cairan.

Penyebab Diabetes Insipidus

Lalu apa penyebab diabetes insipidus ini? Rupanya diabetes tipe ini terjadi akibat adanya masalah pada hormon vasopresin (AVP). Hormon ini ada dan diproduksi dalam hipotalamus dan tersimpan dalam kelenjar pituitari.

AVP ini fungsinya adalah mengatur kadar air dalam tubuh dengan mengendalikan produksi urine dalam ginjal. Ketika kadar air di dalam tubuh menurun maka kelenjar pituitari akan melepaskan AVP agar produksi urine terhenti.

Nah, pada penderita diabetes insipidus ini, VP tidak mampu mengendalikan kadar air. Sehingga finalnya ginjal akan terlalu banyak mengeluarkan urine hingga membuat penderitanya kekurangan cairan.

Diabetes insipidus sendiri terbagi menjadi dua jenis yaitu diabetes insipidus kranial dan diabetes insipidus nefrogenik.

Diabetes Insipidus

1. Diabetes insipidus kranial

Tipe diabetes ini adalah yang paling sering terjadi dan disebabkan oleh tubuh yang kekurangan hormon antidiuretik (dari hipotalamus). Keadaan ini bisa disebabkan oleh kerusakan pada kelenjar pituitari atau pada hipotalamus.

Kerusakan ini biasanya terjadi akibat adanya tumor otak, operasi, cedera otak atau infeksi.

2. Diabetes insipidus nefrogenik

Lain dengan tipe sebelumnya, diabetes dengan tipe ini disebabkan oleh tubuh yang terlalu banyak memiliki hormon antidiuretik. Padahal ginjal tidak bisa merespon kinerjanya.

Pada keadaan ini bisa disebabkan oleh adanya kerusakan pada sistem kerja ginjal tubuh. Orang dengan keadaan ini diharuskan untuk mengkonsumsi obat-obatan semacam lithium dan sejenisnya.

Jika dilihat dari gejala, diabetes insipidus ini mirip dengan gejala diabetes melitus tipe 1 atau tipe 2. Hanya saja penyebab diabetes melitus dengan insipidus jauh berbeda.

Untuk gejala, diabetes insipidus ini ditandai dengan sering buang air kecil dan terus menerus merasa haus. Orang dengan penyakit ini juga akan mengalami dehidrasi bahkan kekurangan cairan.

Jika sudah merasakan demikian, segera lakukan pemeriksaan ke dokter agar segera ditindak lanjuti.

Perawatan Diabetes Insipidus

Karena ini tergolong penyakit berat dan langka, pengobatan diabetes insipidus jenis krania berbeda dengan diabetes pada umumnya. Anda diharuskan untuk banyak minum air putih agar tidak kekurangan cairan.

Anda juga dapat mengkonsumsi beberapa obat desmopressin yang berguna untuk meniru peranan dari hormon antidiuretik.

Sedangkan untuk pengobatan diabetes insipidus nefrogenik diperlukan beberapa obat-obatan medis seperti thiazide diuretik. Obat ini berguna untuk menurunkan jumlah urine dari dalam ginjal.

Baca juga: 4 Penyebab Diabetes Melitus

Meskipun penyebab diabetes insipidus dapat dideteksi, namun cara pencegahan terhadap penyakit ini belum bisa ditemukan. Untuk itu, segera lakukan pemeriksaan jika merasakan gejala-gejala yang sudah disebutkan di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *